• Minggu, 27 November 2022

Dan Terjadi Lagi, 1,3 Miliar Data Kominfo Diduga Bocor

- Kamis, 1 September 2022 | 13:30 WIB
Tangkapan layar cuitan soal dugaan data Kominfo bocor. (Twitter @secgron)
Tangkapan layar cuitan soal dugaan data Kominfo bocor. (Twitter @secgron)

BABAD.ID - Sebanyak 1,3 miliar data milik Kementerian Komunikasi dan Informatika diduga bocor ke publik.

Data yang bocor berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, nama penyedia layanan (provider) serta tanggal pendaftaran. 

Keseluruhan data yang diduga bocor di forum tersebut mencapai 87 Gigabyte (GB).

Baca Juga: Ini Jodoh yang Cocok untuk Weton Kamis Kliwon Menurut Primbon Jawa

Kebocoran data milik Kominfo mendapat komentar dari Founder Ethical Hacker Indonesia, Teguh Aprianto.

“Tahun 2018  @kemkominfo memaksa kita utk melakukan registrasi nomor HP menggunakan NIK dan KK, dijanjikan akan terbebas dari spam. Terbebas dari spam tak didapat, kini data registrasi no HP (NIK, No HP, provider, tanggal registrasi) sebanyak 1,3 miliar bocor & dijual #BlokirKominfo,” ungkapnya melalui akun Twitter Pribadinya.

Penjual dengan nama akun @Bjorka menjual 1,3 Miliar Data dengan harga $ 50.000. Pembayaran hanya menerima lewat kripto bitcoin dan ethereum.

Sejak bulan Agustus data milik Indihome, Telkom, Badan Intelijen Negara (BIN) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikabarkan bocor dan dijual pada forum.*** 

Editor: Abdul Arif BabadID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

11 Serba Pertama di Piala Dunia 2022

Senin, 21 November 2022 | 13:19 WIB
X