• Sabtu, 1 Oktober 2022

Mengenang Prof Azyumardi Azra, Ini Alasan Ia Keluar dari LRKN

- Minggu, 18 September 2022 | 20:33 WIB
Profil Prof. Azyurmadi Azra (Foro: Gorajuara.com/dok:  Instagram @prof.azyumardi)
Profil Prof. Azyurmadi Azra (Foro: Gorajuara.com/dok: Instagram @prof.azyumardi)

BABAD.ID- Selepas  sarjana meraih gelar doktorandus Fakultas Tarbiyah IAIN Jakarta  pada 1982. Azyumardi Azra menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Lembaga Riset dan Kebudayaan Nasional (LRKN) di bawah LIPI lalu keluar. 

Edi, sapaan akrabnya, memutuskan untuk keluar karena Direktur LRKN kala itu,  melarang ikut kelompok diskusi antipemerintah.

“Kelompok diskusi itu LP3S, dimana ada Mas Dawam, Mas Aswad, kadang-kadang hadir Gusdur,” ungkapnya. 

Baca Juga: Mengenang Prof Azyumardi Azra CBE, Ini Cerita Saat Menerima Gelar Kehormatan dari Ratu Elizabeth II

Azyumardi Azra sempat dilarang direkturnya menulis kritis terhadap pemerintah Orde Baru. 

“Saya kan rajin menulis ya di koran-koran seperti Merdeka dan Kompas. Biasanya ke ”kiri” an karena berangkat dari dependency theory,” tuturnya dalam channel You Tube Jajang Jahroni Channel

Tulisan-tulisan Azyumardi Azra kala itu, menyoroti pembangunan Indonesia membuat semakin tergantung pada multinational corporate.

Baca Juga: Profil Singkat Prof Azyumardi Azra, dari Rektor UIN Jakarta hingga Dewan Pers

Pria peraih “Commander of the Order of British Empire” sempat berkilah bahwa dirinya bekerja di LRKN sebagai peneliti. 

Halaman:

Editor: Fadli Rais

Sumber: Jajang Jahroni Channel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Haruskan Pembimbing Ibadah Haji Bersertifikat

Senin, 26 September 2022 | 18:36 WIB
X