5 Tanaman Penciri Musim dalam Pranata Mangsa

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 16:49 WIB
Pohon asam di Pasar Peterongan yang sudah dijadikan cagar budaya. Pohon ini juga punya banyak kenangan bagi beberapa orang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Pohon asam di Pasar Peterongan yang sudah dijadikan cagar budaya. Pohon ini juga punya banyak kenangan bagi beberapa orang. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

BABAD.ID - Pengetahuan sains kultural yang mencakup periodesasi waktu dalam kebudayaan masyarakat Jawa sering dikenal sebagai pranata mangsa.

Pengetahuan ini merupakan hasil pengamatan gelagat alam mulai dari peredaran matahari, gelagat alam semesta, sikap hewan dan tumbuhan, isyarat alam, jenis tanaman yang tiba-tiba tumbuh, serta arah angin.

Pengetahuan ini kemudian menjadi pedoman masyarakat Jawa untuk selalu menghormati alam, dan menghindari sifat adikuasa manusaia. Bahwa manusia merupakan bagian dari ekosistem alam itu sendiri.

Baca Juga: Alasan Joko Anwar Pilih Ratu Felisha Main di Film Pengabdi Setan 2: Communion

Seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, mengenal 12 (dua belas)  musim dalam pranata mangsa, bahwa datangnya musim atau mangsa dapat dicirikan dengan perilaku hewan dan tumbuhan, maupun gelagat alam semesta.

Masyarakat jawa membaca beberapa tanda-tanda tersebut, kemudian menyimpulkannya dalam menentukan aktivitas seperti waktu tanam dan waktu panen, waktu berangkat ke laut, dan pulang dari laut, menentukan hari baik dan buruk, serta hal lain yang berhubungan dengan itu. Salah satunya adalah dengan tumbuhnya tanaman penciri musim.

Dikutip dari buku karya Rif’ati Dina Handayani, dkk, yang berjudul Pranata Mangsa Dilihat dari Tinjauan Sains (2018), berikut ini beberapa contoh tanaman sebagai penanda, ataupun penciri suatu musim pranata mangsa yang biasanya tumbuh di tanah pekarangan, ataupun tanah tegalan.

Baca Juga: Pengabdi Setan 2: Communion, Comeback Ratu Felisha Hingga Lokasi Syuting yang Mengejutkan

  1. Gembili

Tanaman penciri musim yang pertama adalah gembili. Gembili merupakan tanaman umbi yang menyerupai ubi jalar bila dilihat dari bentuknya, serta ukuran cenderung satu kepalan tangan orang dewasa.

Halaman:

Editor: Abdul Arif BabadID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X