• Minggu, 27 November 2022

Tradisi Rebo Wekasan di Berbagai Daerah di Indonesia, Ada Kirab dan Membuat Air Salamun

- Selasa, 20 September 2022 | 11:25 WIB
Ilustrasi: Rabu wekasan tahun 2022 (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi: Rabu wekasan tahun 2022 (Pixabay/Pexels)

BABAD.ID – Tradisi Rebo Wekasan merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Nusantara pada hari Rabu terakhir di bulan Safar menurut penanggalan Hijriyah. Tahun ini, Rebo Wekasan jatuh pada 21 September 2022.

Menurut Abdul Hamid Kudus, pada hari Rabu terakhir di bulan Safar tersebut, Allah menurunkan 320 ribu bencana. Untuk itu, berbagai daerah melakukan tradisi ini untuk menolak bencana atau bala.’

Menurut Abdul Hamid, tradisi ini merupakan hasil akulturasi budaya Islam dan kepercayaan setempat – Jawa. Ada juga yang menyebutnya sebagai perpaduan nilai-nilai Islam dengan animisme dan dinamisme.

Meskipun merujuk pada hal yang sama – menolak bala’ – tradisi dan amalan untuk menyambut Rebo Wekasan yang dilakukan di berbagai daerah itu berbeda-beda.

Berikut beberapa di antaranya.

Baca Juga: Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Penjelasannya Menurut KH Abdul Hamid

  1. Kudus

Tradisi Rebo Wekasan di Kudus diawali dengan sholat Sunnah Mutlaq, atau masyarakat setempat menyebutnya sholat bala.’

Sholat ini dilakukan sebanyak sempat rakaat, boleh dengan satu atau dua salam.

Setelah sholat selesai, dilanjutkan sengan membaca surat Yasin. Yang menjadi ciri khasnya, saat sampai pada ayat “salamun qoulam min rabb al-rahim” maka dibaca sebanyak 313 kali.

Setelah itu, baru membaca doa tolak bala’ dan dilanjutkan dengan membuat Air Salamun atau air yang dibacakan ayat Alquran dengan bacaan awal Salamun supaya terhindar dari malapetaka.

Halaman:

Editor: Wiwid Saktia

Sumber: Umma Farida - Jurnal Rebu Wekasan Menurut Abdul Hamid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wajib Tahu, Ternyata Weton Sabtu Legi Hoki di Usia Ini

Sabtu, 26 November 2022 | 07:00 WIB

Catat Baik-baik, Ini Usia yang Bikin Weton Rabu Pon Hoki

Selasa, 22 November 2022 | 18:33 WIB
X