BABAD.ID-Artikel ini akan mencoba memaparkan secara sederhana terkait mayam yang menjadi mahar dalam pernikahan Aceh.
Tradiri pernikahan setiap daerah memiliki keragaman masing-masing.
Keragaman ini yang membentuk karakteristik bangsa Indonesia.
Baca Juga: Kamu Mau Datang ke Sidoarjo, Catat 15 Kantong Parkir Lokasi Puncak 1 Abad NU di Jalur 1
Indonesia dengan keragamannya ini perlu kiranya untuk diketahui.
Pengetahuan atas tradisi setiap daerah bertujuan untuk melekatkan sendi-sendi persatuan bangsa.
Salah satu yang menjadi tradisi yang kiranya perlu diketahui mengenai mayam.
Mayam merupakan pemberian mahar dari mempelai pria kepada mempelai wanita.
Baca Juga: Kamu Akan Liburan Bulan September, Catat Tanggal Festival Penjor 2023
Terkait masalah ukuran pemberian mayam sendiri tergantung kesepakatan kedua belah pihak keluarga.
Dan tak lupa pula, adat istiadat setempat juga memberikan pengaruh ukuran mayam tersebut.
Ukuran per-satu mayamnya jika dikonversikan setara dengan 3,3 gram emas.
Biasanya rata-rata mayam yang dibayar oleh laki-laki kepada calon wanitanya di setiap daerah yaitu sekitar 15-20 mayam.
Baca Juga: Kenapa Ada UEFA Conference League? Simak Penjelasannya
Artikel Terkait
Bobby Nasution Gaungkan Gerakan Medan Anti LGBT: Yang Jomblo Saya Doakan Tahun 2023 Cepat Nikah
Tradisi Kain Perawan di Kalimantan, Jadi Inspirasi film 'Kaget Nikah'
Mikha Tambayong Mualaf? Begini Penjelasan Nikah Beda Agama
Cintaku Tidak terhalang Usia, Inilah Kisah Cinta Mikha Tambayong dan Deva Mahendra yang Tiba-Tiba Nikah
Pakaian Nikah Mikha Tambayong dan Deva Mahenra Jadi Bukti Gunakan Tradisi Islam dan Adat Sulawesi