Apakah Kalian Tahu Tentang Kekerasan Simbolik Menurut Pierre Bourdieu? Simak Pemaparan Berikut!

- Kamis, 9 Maret 2023 | 09:08 WIB
Pierre Bourdieu (Koran Yogya)
Pierre Bourdieu (Koran Yogya)

BABAD.ID - Pierre Bourdieu, merupakan filosof asal Perancis yang lahir di
Denguin pada tanggal 1 Agustus 1930 dan meninggal tanggal 23 Januari 2002.

Di samping seorang filosof, Pierre Bourdieu juga seorang sosiolog, dan antropolog.

Pierre Bourdieu pernah menjadi almamater dari Ecole Normale Superierue (ENS) dan menjadi dosen di Universitas Lille dan Universitas Paris Perancis.

Baca Juga: Doa Hari Kedua Bulan Ramadhan 2023, Ini Bacaannya agar Dijauhkan dari Murka Allah

Pierre Bourdieu mengenalkan seorang filosof yang memiliki beberapa pemikiran salah satunya adalah tentang kekerasan simbolik.

Kekerasan simbolik adalah kekerasan yang justru korbannya tidak merasa dipaksa dan didominasi, tidak pula terjadi pelukaan fisik, tidak ada rasa ketakutan dan kegelisahan.

Yang diserang adalah pikiran korban sehingga dia menerima dan bertindak sesuai keinginan dan
kepentingan penyerang tanpa merasa terpaksa.

Baca Juga: Ramalan Zodiak untuk Libra, Scorpio dan Sagitarius 9 Maret 2023 : Kamu Jangan Terlalu Boros

Justru jika dia tidak menerima dan melaksanakannya, dia merasa bersalah bahkan berdosa.

Pihak dominan merasa bahwa dialah yang berhak menentukan makna dari suatu hal yang dipandang sebagai satu-satunya kebenaran.

Sedang pihak yang didominasi tidak merasa didominasi dan tidak merasakan kekerasan tetapi dianggap sebagai suatu yang alamiah dan wajar, dan memang seperti itu menurut ajaran tertentu.

Baca Juga: Bahasa Gaul Semarang, Emang Ada? Ternyata Ada Lho, Yuk Simak Penjelasannya


Kekerasan simbolik menggunakan wacana sebagai sarananya .

Contoh : Orang tua menasehati anak perempuannya, ”kamu itu
perempuan, wanito.

Halaman:

Editor: Mafriha Azida

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X