• Selasa, 26 September 2023

Jangan Melihat Gerhana Matahari dengan Mata Telanjang, Ini Bahayanya Menurut NASA, ARPANSA, dan POJ

- Kamis, 20 April 2023 | 11:40 WIB
Ilustrasi mengamati gerhana matahari menggunakan kacamata khusus.  (Dok/IniKebumen)
Ilustrasi mengamati gerhana matahari menggunakan kacamata khusus. (Dok/IniKebumen)

BABAD.ID – Hari ini, Kamis, 20 April 2023, Indonesia dilewati fenomena gerhana matahari hibrida.

Menyikapi hal tersebut, banyak lembaga ahli yang menghimbau masyarakat supaya tidak melihat gerhana matahari secara langsung atau dengan mata telanjang.

Bukan tanpa alasan, tapi menurut Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency atau ARPANSA, melihat gerhana matahari secara langsung dapat meningkatkan risiko kerusakan retina mata.

Baca Juga: Mitos Gerhana Matahari: Kisah Perlawanan Manusia Melawan Bathara Kala Demi Keberlangsungan Alam

Kerusakan retina tersebut bisa bersifat permanen ataupun sementara.

Perlu diketahui bahwa retina adalah bagian mata yang berfungsi untuk menangkap banyaknya cahaya.

Karena retina tidak punya respons atau kepekaan terhadap rasa sakit, aktivitas melihat gerhana matahari baik sebentar atau pun lama tanpa menggunakan alat bantu khusus, bisa menyebabkan cedera ringan, luka bakar retina atau solar retinopathy dalam hitungan detik.

Baca Juga: Ada Gerhana Matahari di Akhir Ramadhan 2023, Pertanda Wujud Hilal 1 Syawal 1444 H?

Gejalanya sama seperti ketika kamu melihat cahaya lampu yang berlebihan, misalnya kehilangan penglihatan, ada bayang-bayang gelap, penglihatan terganggu, atau warna yang dilihat berubah-ubah.

Senada dengan ARPANSA, Planetarium dan Observatori Jakarta (POJ) juga memperingatkan hal yang sama.

Mereka menghimbau untuk menggunakan filter khusus matahari pada teleskop atau kacamata yang akan digunakan untuk melihat gerhana matahari.

Baca Juga: Hasil Pengamatan Hilal Masih di Bawah Imkan Rukyah, PBNU Akan Umumkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H Malam Ini

Selain itu, NASA juga mewanti-wanti untuk tidak menggunakan kaca mata hitam ketika menyaksikan gerhana matahari secara langsung. Karena kebanyakan kaca mata hitam belum sesuai dengan standarnya untuk digunakan melihat matahari.

Kaca mata hitam yang boleh digunakan untuk menyaksikan gerhana matahari  hanya kaca mata dengan standar ISO 12312-2.

Selain itu, NASA juga menghimbau ketika sudah menggunakan kacamata standar untuk melihat gerhana matahari tidak dianjurkan untuk melihatnya dengan perangkat bantu tambahan, misalnya teleskop, teropong, dan perangkat optic lainnya.

Halaman:

Editor: Wiwid Saktia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X