Pengertian dan Tujuan Literasi Finansial, Salah Satu Literasi Dasar Kurikulum Merdeka

- Rabu, 6 Juli 2022 | 16:19 WIB
Ilustrasi literasi finansial (alamo.edu)
Ilustrasi literasi finansial (alamo.edu)

BABAD.ID – Di dalam kurikulum merdeka, kemampuan dasar baca tulis dan hitung (calistung) dimulai sejak dalam satuan pendidikan anak usia dini.

Dikutip dari pernyataan Yogi Anggraena,  Kepala Badan Standar, Kurikulum & Asesmen Pendidika (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada akun youtube Belajar Era Digital, pendidikan PAUD mengenalkan kegiatan pra membaca, pra matematika, serta pra menulis kepada peserta didik.

Baca Juga: Apa Itu Kurikulum Merdeka? Ini Pengertian Dan Perlunya Kurikulum Merdeka

Namun, kegiatan pembelajaran tersebut tidak boleh hanya berfokus pada calistung saja, melaikan juga harus disesuaikan dengan karakteristik dan perkembangan psikologis peserta didik.

Senada dengan hal itu, pembaruan kurikulum merdeka pada Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka, gerakan literasi menjadi salah satu capaian pembelajaran.

Gerakan literasi tidak hanya dilakukan pada satuan pendidikan anak usia dini, tetapi juga secera bertahap dan berjenjang sampai ke satuan pendidikan menengah atas.

Kemudian, pengembangan literasi dan numerasi yang disesuikan dengan kebutuhan dan minat peserta didik, kemudian dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Pelajaran IPA dan IPS Dijadikan Satu Pada jenjang SD di Kurikulum Merdeka

Kemampuan berliterasi yang menjadi capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka, tidak hanya pada kemampuan baca dan menulis saja, namun juga ada beberapa dimensi yang menjadi bagian dari literasi dasar.

Salah satu dimensi literasi dasar adalah literasi finansial.

Halaman:

Editor: Wiwid Saktia

Sumber: gln.kemendikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cek, LPDP Buka Hari Ini, Buruan Daftar Yuk!

Rabu, 25 Januari 2023 | 19:05 WIB
X