• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kisah Penyandang Disabilitas Tuli Bangkit dan Berdaya Berbekal Keahlian

- Kamis, 28 Juli 2022 | 15:36 WIB
Pendiri Lotus Salon Spa & Beauty Course, Junita Setiawati Herlambang. (dok Lotus untuk Babad.id)
Pendiri Lotus Salon Spa & Beauty Course, Junita Setiawati Herlambang. (dok Lotus untuk Babad.id)

BABAD.ID - Bangkit dari kekecewaan lalu berdaya dengan keahlian baru. Itulah kisah Junita Setiawati Herlambang (39), perempuan penyandang disabilitas tuli. Tak ingin berhasil sendirian, ia mengajak kawan-kawan penyandang disabilitas lain untuk bangkit.

Tahun 2006 merupakan tahun bahagia sekaligus duka bagi Junita Setiawati Herlambang. Bahagia karena saat itu ia telah lulus dari Jurusan Farmasi Universitas Surabaya atau Ubaya.

Empat tahun belajar di kampus ia lalui dengan penuh perjuangan. Junita punya harapan besar untuk melanjutkan pendidikan profesi apoteker. Ia lalu menghadap dekan untuk mengutarakan keinginannya itu.

Para dosen dan teman-teman mendukung niatnya. Sayangnya, dekan tak memberikan izin untuk Junita. Niat Junita terganjal aturan saat itu yang mensyaratkan apoteker harus memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan.

Baca Juga: Tradisi dalam Perkawinan Adat Jawa, Kembar Mayang atau Gagar Mayang?

Harapan yang ia pupuk pun kandas. Inilah yang membuat Junita sedih.

Junita menyadari, saat itu belum ada kemudahan akses untuk penyandang disabilitas seperti saat ini.

Di tengah kegamangan itu, Junita menemukan asa baru. Ia membaca iklan tentang kursus kecantikan di harian Jawa Pos. Sejak itu, Junita bangkit untuk mempelajari skill baru.

Junita lalu berdiskusi dengan orangtua. “Akhirnya didukung untuk melanjutkan sekolah kecantikan di Pasific International Beauty Institut (PIBI) Surabaya selama 1,5 tahun,” kata Junita didampingi suami, Victorio Sukamto saat bercerita kepada babad.id di Lotus Salon Spa & Beauty Course, Selasa, 26 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Abdul Arif BabadID

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X