• Selasa, 7 Februari 2023

Ritus Sanghyang Dedari: Tari Bali Pembangkit Semangat Bertani Kala Sawah Digempur Turisme

- Jumat, 23 Desember 2022 | 13:49 WIB
Tarian Sanghyang Dedari (Berita Nusra)
Tarian Sanghyang Dedari (Berita Nusra)

Ditulis oleh Luh De Suriyani di Project Multatuli pada 08/12/2022

BABAD.ID - I Nengah Langgeng masih ingat ketika tiga dekade lalu desa adat Geriana Kauh bagian dari Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem diserang hama. Padi milik warga habis dimakan wereng, tikus dan burung. Kala itu kondisinya begitu menyedihkan sebab warga menggantungkan hidup dari hari panen.

Saat itu warga bertani subsisten di mana mereka memproduksi hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, sekali panen gagal, pertaruhannya adalah hidup dengan kelaparan.

Selain berdampak kebutuhan jasmani, ketiadaan hasil panen itu juga berdampak pada kebutuhan rohani. Ketiadaan hasil sawah untuk kebutuhan upacara agama membuat mereka semakin resah. Setiap laku ritus warga membutuhkan padi ketan dan padi beras, terutama bibit lokal, yang disebut dengan padi masa atau padi tahun. Disebut demikian karena memerlukan waktu hampir setahun untuk persiapan benih, bibit, sampai panen.

Baca Juga: Firasat Pakaian Terjatuh dari Gantungan, Ternyata Ini Maknanya Menurut Primbon Jawa

Langgeng yang kini menjadi Ketua Tempekan Sebudi, Subak Bangbang Biaung, salah satu pengurus pertanian di desa adat mereka heran dengan gagal panen saat itu. Warga pun tak kalah pusing.

Setelah berunding panjang, tetua desa memberikan petunjuk agar warga menghelat kembali ritus Sanghyang, sebuah ritus tarian kepercayaan warga untuk menolak bala atau wabah penyakit. Ada dua ritus Sanghyang, yakni Sanghyang Jaran dan Sanghyang Dedari.

Ritus ini dulu sempat dihentikan karena beragam alasan, dari tidak ada yang mengurus pengayah atau penari hingga sarana kelengkapannya yang tidak tersedia.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Wisata di Kabupaten Kendal, Cocok untuk Liburan

Halaman:

Editor: Abdul Arif BabadID

Sumber: Project Multatuli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X