• Kamis, 28 September 2023

12 Tradisi Peringatan Satu Suro di Jawa Tengah Tahun 2023, Sedekah Gunung Merapi hingga Kirab Satu Suro

- Senin, 23 Januari 2023 | 12:10 WIB
Warga Jawa Tengah ada kabar baik buat kalian di bulan Juli. Bakal ada event kebudayaan yang berlangsung di daerahmu selama bulan Juli 2023.
Warga Jawa Tengah ada kabar baik buat kalian di bulan Juli. Bakal ada event kebudayaan yang berlangsung di daerahmu selama bulan Juli 2023.

BABAD.ID- Warga Jawa Tengah ada kabar baik buat kalian di bulan Juli. Bakal ada event kebudayaan yang berlangsung di daerahmu selama bulan Juli 2023.

Babad.id bakal kasih infomasi jadwal dan tempat event yang akan berlangsung di Jawa Tengah pada bulan Juli 2023.

Bulan Juli 2023 memasuki bulan Muharram 1444 H. Dalam budaya Jawa, awal bulan disebut satu Suro

Kalender Jawa pertama kali diterbitkan oleh Raja Mataram Sultan Agung Hanyokrokusumo (1613-1645) yang mengacu penanggalan Hijriah (Islam). Satu Suro yang sangat lekat dengan budaya Jawa. Berikut beberapa tradisi di Jawa Tengah yang berlangsung setiap 1 Suro atau bertepatan dengan 1 Muharam.

Berdasarkan informasi ini disadur dari ‘Jawa Tengah Calendar of Events 2023’ yang disusun Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Jawa Tengah.

Yuk disimak event Satu Suro yang bakal digelar di Jawa Tengah:

Baca Juga: Tips Untuk Anak Kos Agar Buku Lebih Awet, Kamu Wajib Tahu

1.Sedekah Gunung Merapi

Sedekah Gunung Merapi digelar dalam rangka menyambut malam 1 Suro. Prosesi diawali dengan kirab kepala kerbau dari Dusun Temusari menuju Jogjlo Mandala I. Usai dilakukan ritual dan doa hingga tengah malam, kepala kerbau dan sejumlah sesaji tersebut dibawa menuju puncak Gunung Merapi untuk dilarung. 

Sementara sejumlah tumpeng menjadi rebutan warga yang telah menunggu di Joglo. Masyarakat meyakini bahwa makanan tersebut akan mendatangkan berkah dalam kehidupannya.

Acara Sedekah Gunung Merapi bakal berlangsung di Desa Lencoh, Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali pada 18 Juli 2023

2.Kirab Satu Suro

Tiap malam 1 Suro, Keraton Solo menyelenggarakan ritual jamasan dan kirab pusaka. Kirab berangkat dari kraton tepat pada pukul 12 malam dengan rute jalan protokol dan diiringi para punggawa dan prajurit istana. 

Sekawanan kebo bule atau kerbau albino berkulit putih kemerahan milik turut dalam kirab tersebut sebagai cucuk lampah atau pembuka jalan.

Halaman:

Editor: Fadli Rais Babad.Id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X