Fakta Menarik dibalik Kampong Sultan Dianggap Sebagai Tempat Tinggalnya Para Petani Tajir di Tegal

- Rabu, 25 Januari 2023 | 22:25 WIB
Di Tegal Ada ‘Kampong Sultan’, Warganya Tajir-Tajir, Rumahnya Megah-Megah, Tapi Gak Ada Mobil. Kenapa ya? (Jatim Network)
Di Tegal Ada ‘Kampong Sultan’, Warganya Tajir-Tajir, Rumahnya Megah-Megah, Tapi Gak Ada Mobil. Kenapa ya? (Jatim Network)

BABAD.ID- Kampong Sultan dianggap sebagai tempatnya orang-orang super tajir yang berprofesi sebagai petani jagung.

Kali ini Babad.id akan mengupas tuntas mengenai fakta menarik dari kampong sultan ini. Agar kalian tidak merasa penasaran tentunya.

Setelah kalian mengetahui lokasinya, yaitu berada di Desa Sangen, Kecamatan Balapulang kabupaten Tegal.

Kampung ini memiliki sisi unik tersendiri, dimana untuk lokasi yang sangat dekat dengan hutan menjadikan kampung ini sangat susah untuk akses transportasi terutama mobil.

Baca Juga: Intip, Ini Dia Kampong Sultan di Tegal yang Dianggap Sebagai Kampong Termewah, Cek Lokasinya!

Meski didasari dengan deretan rumah, super mewah dan bertingkat dan tajir, namun di Kampong ini tidak terdapat mobil.

Hal ini bukan tanpa alasan, mayoritas masyarakat disini tentu bisa saja membeli mobil, tetapi karena akses jalan yang sulit di lalui untuk mobil, jadi mereka mengurungkanya.

Untuk sampai di kampong ini hanya bisa menggunakan motor. Itu pun harus melewati sebuah jembatan kampong yang sempit.

Lalu bagaimana dengan bangunan mewah, megah, super gede, bertingkat, yang mereka bangun jika tidak ada akses mobil?

Dari penelusuran sumber di kanal Youtube DenDenny telah mereview kampong ini.

Baca Juga: Argo Wisata Sodong Dengan Ikon Tugu Dandang Jadi Destinasi Utama di Semarang

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa untuk membangun rumah, mereka akan mengangkut bahan-bahan bangunannya dengan motor.

Hal ini yang menjadi faktor masyarkat yang tinggal disini harus memiliki pendapatan yang lebih, alias kaya dan tajir, karena harus bolak balik mengangkut bahan banguan dengan motor. tentu hal tersebut membutuhkan ongkos biaya yang banyak.

Fakta menariknya lagi yaitu mayoritas penduduk kampong ini, mata pencahariannya sebagai petani jagung. dan semua petani disini sangatlah sukses semua.

Hal tersebut terbukti dengan rumah-rumah megah yang mereka tinggali***

Halaman:

Editor: Nabila Nikmatul Laeli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X